Bila sebelumnya udah kita bahas jenis pena dengan hasil goresan yang konstan/stabil maka untuk kali ini aku ingin menuliskan tentang pena yang sangat sering digunakan dalam penintaan komik dan memiliki hasil goresan yang beragam sesuai ukuran mata pena dan kekuatan dalam menekan pena saat digunakan.
1. Fude Pen ( Brush Pen )
Adalah sebuah pena deng
an mata pena berupa kuas.
Fude ( e dibaca jelas ) dalam bahasa Jepang sendiri artinya alat untuk menulis, tentu yang dimaksud adalah kuas karena tulisan dalam bahasa Jepang, baik hiragana, katakana maupun kanji memang ditulis awalnya dengan kuas. Jadi memang alat ini awalnya dibuat untuk menulis.
Karena tinta sudah ada dalam tabung maka kita nggak perlu mencelupkan mata pena (kuas) ke tinta celup, nggak seperti kuas yang biasa kita kenal. Kepekatan tinta juga merata dan mudah di atur tebal garis hasil goresan.
Mungkin di Indonesia agak susah mencari pena jenis ini, sebagai gantinya ya gunakan kuas yang berukuran kecil.
2. Pena celup
Aku sendiri nggak tahu istilah pastinya,,, ada yang menyebutnya G-pen, pena kodok, nib pen atau entah apa lagi, yang jelas aku lebih senang menyebutnya pena celup karena untuk menggunakannya harus kita celupkan dulu ke dalam tinta.
Seperti kuas, pena ini digunakan sambil memainkan tekanan pada mata pena sehingga hasil goresannya akan terlihat tebal-tipis. Tekanan yang ringan menimbulkan goresan yang tipis, sedang tekanan yang kuat akan membuat hasil goresan yang tebal.
Ada beberapa ukuran yang biasanya dijual, cobalah dengan beberapa ukuran tersebut untuk mengetahui kecocokan kita menggunakannya. Di Indonesia kayaknya juga agak kesulitan mendapatkannya, tapi jangan khawatir....
Beberapa waktu yang lalu aku belanja tinta dan beberapa peralatan ngomik di sebuah toko alat seni di Tokyo, dan aku lihat ada beberapa pena celup yang dibuat dari batang-batang bambu. Aku beli satu dan mencobanya ternyata asyik juga,,, padahal bambunya kurang bagus menurutku karena getas dan mudah patah.
Di Indonesia terdapat banyak jenis bambu, dan menurutku bambu dengan kulit bambu yang mengkilat akan lebih bagus bila kita gunakan. Contohnya bambu gading (yang berwarna kuning), bambu tutul dan masih banyak jenis bambu di Indonesia tercinta yang bisa dijadikan bahan pembuatan pena celup.
Kita bisa gunakan batang bambu berukuran kecil dengan diameter seukuran jari tangan atau bisa juga dengan bilah bambu dan gunakan kulit bambu yang mengkilat sebagai mata pena. Pertama buatlah bambu tersebut seperti sebuah pena atau bambu runcing. Lubangi bambu tersebut kira-kira 1 sampai 2 cm dari ujung pena bambu menggunakan bor kecil atau paku yang dibakar ujungnya hingga panas. Kemudian belah mata pena hingga tembus ke lubang yang telah kita buat dengan silet atau cutter. Jadi deh,,, pena celup gratisan yang mutunya nggak beda jauh dengan pena berbahan logam. Ukuran ketebalan pena bisa kita buat sesuai dengan keinginan kita kan...? 
Dengan pena ini kita bisa meminimalisir penggunaan drawing pen sehingga biaya produksi bisa kita kurangi. Gunakanlah drawing pen untuk garis dan gambar yang memerlukan penggaris saja, sedang untuk menggambar karakter, pohon, latar belakang, batu-batuan dll gunakanlah pena celup ini. Dijamin deh,,, ga perlu beli drawing pen terlalu banyak untuk satu judul komik. Cukup satu botol tinta bak/tinta cina yang murah meriah kan...?
Sedikit tambahan, siapkan lap atau tisu untuk mengelap mata pena ketika kita gunakan agar selalu bersih dan nyaman digunakan kembali.
3. Pen Tablet (pena elektronik )
Pen tablet adalah sebuah mouse komputer yang berbentuk pena yang berpasangan dengar papan datar tempat kita menggambar. Papan tersebut kita sambungkan ke komputer dengan kabel USB sedang pena sendiri menggunakan batery.
Pen tablet tentu dilengkapi cd software bawaan sebagai driver. Tiap pen tablet memiliki karakteristik, tool dan kemampuan yang berbeda. Biasanya semakin mahal fungsi toolnya juga semakin banyak. Karena itu nggak bisa aku bahas tentang pen tablet ini secara detail karena pen tablet punyaku mungkin beda dengan yang lain atau juga sebaliknya.
Dengan pen tablet kita bisa membuat komik langsung dengan komputer sehingga tak lagi menggunakan pencil, tinta dan alat manual lainnya. Tentu kalo dihitung akan lebih ekonomis bila ingin serius dan profesional ngomik, tapi tergantung juga dengan kebiasaan. Aku sendiri jarang menggunakan pen tablet karena mataku udah ga kuat kalo kelamaan nggambar dengan komputer.
Ada bermacam cara komikus dalam menggunakan pen tablet ini. Ada yang langsung sket sampai akhir, ada yang sketnya pake pensil manual dan penintaanya menggunakan pen tablet ada juga yang finishingnya saja menggunakan pen tablet. Silahkan lihat video "How I draw my comic" di blog ini, atau akan kita bahas nanti secara tersendiri.
Catatan : Alat-alat tersebut di atas bukan sesuatu yang wajib, sekedar tahu saja ga papa kan...? Ada komikus yang hanya menggunakan satu buah pena, ada juga yang bermacam-macam.... Gunakan pena sesuai dengan kecocokan kita,,, yang mahir menggambar dengan drawing pen belum tentu bisa menggunakan pena celup dan begitu sebaliknya. Tak masalah, toh hasil goresan tangan kita akan terbentuk menjadi ciri khas kita...
Jika ada kesalahan tentang tulisan di atas, mohon koreksi dari teman semua,,,
Semoga bermanfaat...
Salam Ngomik,
Prangg RN